Category: Blog

Your blog category

  • Implementasi Arahan Kapolri, Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan Masyarakat Lewat Kedai “DEKA “

    Implementasi Arahan Kapolri, Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan Masyarakat Lewat Kedai “DEKA “

    Implementasi arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk memperkuat ruang sosial antara Polri dan masyarakat terus diwujudkan di wilayah Sumatera Selatan. Menindaklanjuti visi tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. melalui jajaran Polres OKU Selatan secara resmi meluncurkan Kedai “DEKAT” (Dedikasi, Etika, Kolaborasi, Aksi, Terpercaya) sebagai inovasi pelayanan humanis dan penguatan stabilitas kamtibmas.

    Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K. pada Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di kawasan strategis depan Gerbang Perumahan Griya 1 Permai, Muaradua, Kabupaten OKU Selatan.

    Program ini menjadi langkah konkret Polda Sumsel dalam menerjemahkan arahan pimpinan Polri agar setiap satuan wilayah menghadirkan “third place” atau ruang sosial publik, yakni tempat interaksi santai tanpa sekat yang mempertemukan personel kepolisian dengan masyarakat secara lebih terbuka, akrab, dan responsif.

    Kedai “DEKAT” dirancang sebagai wadah kolaborasi antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas ojek pangkalan, buruh, mahasiswa, tokoh pemuda, hingga organisasi kepemudaan. Melalui fasilitas ini, Polres OKU Selatan menghadirkan berbagai layanan gratis, meliputi kopi dan teh, akses WiFi, cek kesehatan atau tensi, pengisian angin, hingga fasilitas cuci motor mandiri.

    Selain menjadi tempat singgah dan pelayanan publik, kedai ini juga difungsikan sebagai pusat serapan aspirasi masyarakat melalui program “Jumat Curhat” yang dipimpin langsung oleh Kapolres bersama Pejabat Utama (PJU). Pola ini dinilai strategis untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan melalui dialog santai yang membangun kepercayaan.

    Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi nyata dari arahan Kapolri dalam mendekatkan institusi Polri dengan masyarakat.

    “Kedai DEKAT ini adalah implementasi dari arahan Bapak Kapolri untuk mendekatkan jarak antara Polisi dengan masyarakat. Kami ingin membangun hubungan emosional yang kuat sehingga masyarakat merasa memiliki dan percaya kepada Polri,” tegasnya.

    Secara strategis, inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan public trust, memperkuat kemitraan Polri dengan komunitas lokal, serta menciptakan ekosistem kamtibmas yang lebih partisipatif di wilayah OKU Selatan.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan penekanan Kapolda Sumsel agar seluruh jajaran terus proaktif menjalankan arahan Kapolri.

    “Bapak Kapolda Sumsel selalu menekankan agar setiap satuan wilayah proaktif menjalankan arahan Kapolri. Kedai DEKAT adalah bukti bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi sebagai sahabat bagi seluruh komunitas masyarakat,” jelas Nandang.

    Kegiatan launching yang dihadiri unsur PJU Polres OKU Selatan, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan komunitas ojek pangkalan tersebut berlangsung khidmat, aman, dan kondusif, serta berakhir pada pukul 10.30 WIB.

    Polda Sumatera Selatan memastikan inovasi Kedai “DEKAT” akan menjadi model pembinaan kemitraan berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari penguatan Polri Presisi yang humanis, partisipatif, dan dekat dengan masyarakat.

  • Anggota Polres Tangerang Selatan Bantu Pemudik Kehabisan Ongkos Hingga Tiba di Rumah Dengan Aman

    Anggota Polres Tangerang Selatan Bantu Pemudik Kehabisan Ongkos Hingga Tiba di Rumah Dengan Aman

    Kepedulian aparat kepolisian kembali terlihat di tengah padatnya arus balik Lebaran. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tangerang Selatan melalui Unit Turjawali memberikan bantuan kepada seorang pemudik yang kehabisan ongkos perjalanan di Pos Pelayanan Bitung.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ipda Ruskiyantho, S.H., yang bersama anggotanya sigap membantu warga yang mengalami kendala biaya agar tetap dapat melanjutkan perjalanan pulang. Dengan pendekatan humanis, petugas memastikan pemudik tersebut bisa tiba di rumah dengan aman dan nyaman.

    Ipda Ruskiyantho menyampaikan bahwa kepedulian terhadap masyarakat menjadi prioritas utama, terutama di momen arus balik yang identik dengan kepadatan dan berbagai kendala di perjalanan.

    “Kepedulian adalah prioritas kami di tengah padatnya arus balik,” ujarnya.

    Aksi cepat dan tanggap ini mendapat apresiasi dari masyarakat, sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam mendukung kelancaran dan keselamatan para pemudik.

    #kapoldametrojaya

    #poldametrojaya

     

     

  • Sinergi Forkopimda Sumsel di Malam Takbiran, Kapolda: 2.399 Personel Kawal 26 Titik Keramaian

    Sinergi Forkopimda Sumsel di Malam Takbiran, Kapolda: 2.399 Personel Kawal 26 Titik Keramaian

    PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) di wilayah Bumi Sriwijaya pada malam takbiran Idul Fitri 1447 H berada dalam status aman dan terkendali.

    Komitmen tersebut dilaporkan langsung oleh Kapolda saat mengikuti Video Conference (Vicon) koordinasi nasional bersama Kapolri, Jumat malam (20/3/2026). Bertempat di halaman Kantor DPRD Kota Palembang, forum strategis ini dihadiri lengkap oleh jajaran Forkopimda Sumsel, termasuk Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru dan Pangdam II Sriwijaya.

    Dalam laporannya, Kapolda memaparkan pengerahan kekuatan masif sebanyak 4.303 personel gabungan lintas instansi yang tersebar di 73 pos (Pos Pengamanan, Pelayanan, dan Terpadu).

    Khusus untuk mengamankan euforia malam takbiran, sebanyak 2.399 personel diterjunkan spesifik untuk mengawal 26 titik kumpul masyarakat.
    “Instruksi saya jelas: tidak ada personel yang boleh lengah. Setiap pos adalah pusat pelayanan nyata, dan setiap anggota Polri adalah pelindung masyarakat. Kami pastikan kehadiran negara dirasakan di setiap titik keramaian,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

    Di sisi lain, performa Operasi Ketupat Musi 2026 menunjukkan tren yang sangat menggembirakan. Data kepolisian mencatat penurunan signifikan pada angka kejahatan menonjol dibandingkan tahun sebelumnya:
    * Curanmor: Turun drastis sebesar 57% (dari 30 menjadi 13 kasus).
    * Kasus Narkoba: Menurun tajam hingga 50% (dari 14 menjadi 7 kasus).

    Meski angka kriminalitas umum menurun, Kapolda menginstruksikan penebalan patroli pada lokasi rawan untuk mengantisipasi potensi pencurian dengan kekerasan (Curas) yang menjadi catatan evaluasi.

    Terkait dinamika di Jalur Lintas Timur (Jalintim), Polda Sumsel berhasil memitigasi berbagai hambatan mulai dari kendaraan mogok hingga truk terguling di wilayah Bayung Lencir. Melalui strategi rekayasa lalu lintas dinamis dan pengerahan Tim Satgas Urai Macet (Raicet), kemacetan panjang berhasil diurai sehingga arus mudik tetap mengalir.

  • Kapolda Sumsel Ajak Jajaran Bersinergi Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla Pascalibur Lebaran

    Pimpin Apel Perdana, Kapolda Sumsel Ajak Jajaran Bersinergi Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla dan Pelayanan Masyarakat

    *PALEMBANG, 25 Maret 2026* – Memasuki hari pertama kerja usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan langsung merapatkan barisan. Mengedepankan semangat melayani dan melindungi masyarakat, Kapolda Sumsel memimpin Apel Pagi sekaligus Halal Bihalal di Halaman Mapolda Sumsel, Rabu (25/3/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., beserta seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Sumsel.

    Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dedikasi personel yang tak kenal lelah menjaga keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri. Beliau menekankan bahwa rasa aman dan nyaman yang dirasakan warga adalah hasil dari sinergitas yang solid antara Polri, ASN, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat. “Keberhasilan pengamanan ini adalah wujud nyata pelayanan kita. Namun,

    tugas melindungi masyarakat tidak berhenti di sini. Personel harus tetap memonitor dinamika arus lalu lintas hingga Operasi Ketupat resmi berakhir malam ini pukul 24.00 WIB,” tegas Kapolda dalam amanatnya. Lebih lanjut, pucuk pimpinan Polda Sumsel tersebut langsung menyoroti tantangan berikutnya yang membutuhkan perhatian serius, yakni kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

    Mengingat musim kemarau yang mulai tiba serta prediksi fenomena El Nino pada tahun 2027, jajaran diminta segera mengambil langkah mitigasi sedini mungkin. Penanganan Karhutla ditegaskan tidak bisa dilakukan sendirian. Kapolda menginstruksikan personelnya untuk kembali merajut sinergi yang kuat dengan berbagai instansi dan masyarakat agar dampak buruk Karhutla terhadap kesehatan dan perekonomian warga dapat dicegah.

  • Kompolnas Cek Kesiapan Polda Sumsel Amankan Arus Mudik

    Kompolnas Cek Kesiapan Polda Sumsel Amankan Arus Mudik

    PALEMBANG — Tim Komisi Kepolisian Nasional melakukan kunjungan kerja ke Polda Sumatera Selatan untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.

    Kunjungan tersebut dipimpin oleh Anggota Kompolnas Dr. Supardi Hamid dan diterima langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho di Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda memaparkan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Sumatera Selatan.

    Salah satu langkah yang disiapkan adalah pengoperasian jalur tol fungsional untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan di jalur arteri utama.

    Selain itu, Polda Sumsel juga memperketat penertiban kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalur mudik.

    Selain kesiapan Operasi Ketupat, Kapolda juga memaparkan dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Tanam Raya Jagung di Kabupaten Ogan Ilir.

    Menurut Kapolda, keterlibatan kepolisian tidak hanya pada kegiatan penanaman, tetapi juga membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani mulai dari hulu hingga hilir.

    Anggota Kompolnas Dr. Supardi Hamid mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan eksternal untuk memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat berjalan optimal selama periode Lebaran.

    Setelah pertemuan di Polda Sumsel, tim Kompolnas dijadwalkan melanjutkan rangkaian pengawasan ke beberapa satuan wilayah di Sumatera Selatan.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa Polda Sumsel terbuka terhadap pengawasan eksternal sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

    “Kami menyambut kunjungan Kompolnas sebagai bagian dari upaya bersama untuk memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat berjalan maksimal,” ujarnya.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri #kapoldasumsel

  • Polisi: Foto Pelaku Penyiraman Air Keras Rekayasa AI, Buat Kaburkan Penyelidikan

    Polisi: Foto Pelaku Penyiraman Air Keras Rekayasa AI, Buat Kaburkan Penyelidikan

    Ditreskrimum Polda Metro Jaya memastikan foto wajah yang beredar di media sosial dan diklaim sebagai terduga pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

    Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, gambar tersebut diduga sengaja disebarkan oleh pelaku atau jaringannya untuk mengaburkan proses penyelidikan polisi.

    “Sebagaimana rekan-rekan melihat atau menerima unggahan di media sosial berupa dugaan identitas dan foto-foto pelaku, kami pastikan itu hoaks atau tidak benar. Itu hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI),” ujar Iman dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/3).

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri (tengah) berbicara pada konferensi pers perkembangan penanganan kasus penyiraman air keras di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

    zoom-in-whitePerbesar

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri (tengah) berbicara pada konferensi pers perkembangan penanganan kasus penyiraman air keras di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

    Menurut Iman, kemunculan gambar tersebut terjadi setelah rekaman video dari lokasi kejadian perkara (TKP) yang beredar di publik. Video tersebut diduga membuat para pelaku mulai merasa terdesak.

    “Dengan beredarnya video TKP ini, para pelaku mulai terlihat panik. Pelaku dan jaringannya berupaya mengaburkan proses penyelidikan dengan menyebarkan gambar atau sketsa hasil rekayasa AI,” katanya.

    Polisi menduga, penyebaran gambar tersebut merupakan bagian dari upaya pelaku untuk mengaburkan informasi, arah penyelidikan, serta fakta-fakta hukum yang sedang dikumpulkan oleh penyidik.

    Karena itu, Iman mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial terkait identitas pelaku.

    Suasana konferensi pers perkembangan penanganan kasus penyiraman air keras di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

    zoom-in-whitePerbesar

    Suasana konferensi pers perkembangan penanganan kasus penyiraman air keras di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

    Polda Metro Jaya masih terus mengumpulkan bukti, termasuk menganalisis rekaman CCTV di sejumlah titik yang diduga dilalui para pelaku.

    “Kami sedang menelusuri tangkapan gambar CCTV di sepanjang jalur yang diduga digunakan sebagai rute keberangkatan maupun kembalinya para terduga pelaku,” ujarnya.

    Iman menambahkan, pihaknya berharap dalam beberapa hari ke depan dapat menyampaikan perkembangan terbaru terkait hasil penyelidikan kasus tersebut.

    Sket TKP Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus Yang Ditampilkan Pihak Kepolisian di Polda Metro Jaya pada Senin (16/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

    zoom-in-whitePerbesar

    Sket TKP Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus Yang Ditampilkan Pihak Kepolisian di Polda Metro Jaya pada Senin (16/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

    Peristiwa penyiraman air keras itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, Andrie baru menghadiri acara podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor YLBHI.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun KontraS, peristiwa bermula saat Andrie sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I–Talang. Tiba-tiba, dua pelaku yang berboncengan motor matik – diduga Honda Beat – datang dari arah berlawanan.

    Ciri-ciri pelaku yang teridentifikasi: pelaku pertama (pengemudi) mengenakan kaus kombinasi putih-biru, celana gelap diduga jeans, dan helm hitam. Sementara pelaku kedua (penumpang) menggunakan masker penutup wajah berwarna hitam, kaus biru tua, dan celana panjang biru berbahan jeans yang dilipat pendek.

  • Polda Metro Jaya Janji Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras

    Polda Metro Jaya Janji Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras

    JAKARTA – Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus penyiraman cairan yang diduga air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Aparat kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan tim penyelidik sedang bekerja secara intensif di lapangan untuk mengumpulkan bukti dan mengidentifikasi pelaku.

    “Fokus utama Kepolisian adalah mengungkap identitas serta menangkap pelaku di balik aksi kriminal yang mencederai demokrasi tersebut melalui pendekatan scientific crime investigation,” ujar Budi dikutip dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).

    Menurut Budi, Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri telah memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut. Ia menyebutkan bahwa pimpinan kepolisian meminta agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dengan analisis berbasis sains kriminalitas.

    Tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya saat ini menangani proses penyelidikan. Kepolisian juga meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada tim untuk bekerja secara maksimal dalam mengungkap kasus tersebut.

    “Mari kita beri ruang kepada tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk bekerja cepat segera mengungkap dan menangkap pelakunya,” katanya.

    Selain melakukan penyelidikan, Polda Metro Jaya juga membuka posko pengaduan khusus bagi masyarakat yang ingin melaporkan gangguan atau tindakan kekerasan terhadap aktivis. Posko tersebut berada di lobi Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

    Pihak kepolisian juga menyediakan layanan pelaporan melalui Call Center 110 serta hotline di nomor 0812-8559-9191 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.

    Budi mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor kepada pihak kepolisian. Ia menegaskan bahwa identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya.

    Baca Juga :  Rokhmat Ardiyan: Pertamina Diminta Perkuat Storage BBM demi Ketahanan Energi Nasional

    “Kepada seluruh saksi yang mendengar, melihat, mengetahui atau mengalami langsung kejadian ini, kami mohon bantuannya untuk memberikan informasi kepada kami,” katanya.

    Polda Metro Jaya juga memastikan perlindungan bagi setiap saksi yang memberikan keterangan dalam proses penyelidikan. Kepolisian menyatakan akan menjalankan penanganan perkara secara profesional, proporsional, dan akuntabel.

    Sementara itu, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan pengusutan tuntas kasus penyiraman terhadap Andrie Yunus.

    Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat meninjau situasi di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu.

    “Jadi terkait perkembangan penyiraman aktivis, saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional dan transparan,” kata Listyo Sigit.

    Kapolri menjelaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan menggunakan metode scientific crime investigation guna memastikan setiap tahapan penanganan perkara dilakukan secara objektif berdasarkan bukti yang ada.

    Ia juga menyebutkan bahwa kepolisian sedang mengumpulkan berbagai informasi terkait peristiwa tersebut untuk dianalisis lebih lanjut.

    “Saat ini kami sedang melakukan pengumpulan informasi dan informasi tersebut nantinya akan kita dalami satu per satu,” katanya.

  • Polda Jateng Hadirkan Layanan Mudik Terpadu 2026, Teknologi AI hingga layanan pengangkutan motor gratis

    Polda Jateng Hadirkan Layanan Mudik Terpadu 2026, Teknologi AI hingga layanan pengangkutan motor gratis

    _Teknologi AI hingga layanan pengangkutan motor gratis disiapkan demi perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman_

    Semarang 12/03/26 — Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Polda Jawa Tengah menyiapkan berbagai inovasi pelayanan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar. Melalui konsep pelayanan bertajuk “Safety and Hospitality”, Polda Jateng menghadirkan Travel Assistance Corridor (TAC), sebuah sistem pengamanan dan pelayanan mudik terpadu yang terhubung dengan dashboard monitoring center secara real-time.

    *Koridor Pengamanan dan Pelayanan Mudik Terintegrasi*

    Travel Assistance Corridor (TAC) menjadi pusat integrasi berbagai program unggulan pelayanan mudik Polda Jateng. Sistem ini memungkinkan pemantauan kondisi arus lalu lintas serta pelayanan kepada masyarakat secara langsung melalui pusat kendali yang terhubung dengan berbagai titik pengamanan di lapangan.
    Melalui TAC, berbagai layanan seperti Valet and Ride, One Stop Service Posko Pelayanan Mudik, serta layanan digital Chat Sipolan dapat berjalan secara terpadu untuk memberikan pengalaman mudik yang lebih aman dan nyaman.

    *Valet and Ride, Solusi Aman Bagi Pemudik Motor*

    Salah satu inovasi yang disiapkan adalah Valet and Ride, layanan pengangkutan sepeda motor pemudik menggunakan kendaraan khusus. Dengan fasilitas ini, pemudik dapat melanjutkan perjalanan menggunakan bus secara lebih aman dan nyaman, yang dimulai dari Brebes hingga Kota Semarang.
    Program ini dihadirkan untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi pada perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor, sekaligus membantu pemudik agar tidak mengalami kelelahan selama perjalanan.

    *One Stop Service, Semua Layanan Mudik dalam Satu Lokasi*

    Polda Jateng juga menyiapkan One Stop Service di berbagai Posko Pelayanan Mudik. Dalam satu lokasi, pemudik dapat memperoleh berbagai layanan sekaligus, mulai dari layanan kesehatan, informasi perjalanan, tempat istirahat, hingga pelayanan kepolisian.
    Keberadaan posko terpadu ini diharapkan dapat membantu pemudik beristirahat dengan nyaman sekaligus mendapatkan bantuan dengan cepat apabila mengalami kendala selama perjalanan.

    *Chat Sipolan, Asisten Mudik Berbasis AI*

    Untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi, Polda Jateng menghadirkan Chat Sipolan (Sistem Informasi Polantas Polda Jateng), layanan chatting berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui WhatsApp.
    Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi perjalanan secara cepat, akurat, dan real-time.
    Informasi yang tersedia meliputi program Valet and Ride, lokasi One Stop Service Posko Pelayanan Mudik, rekayasa lalu lintas, kondisi kemacetan, jalur alternatif, cuaca, hingga informasi penting lainnya seperti kontak darurat, lokasi rest area, pos pelayanan, pos pengamanan, serta objek wisata di Jawa Tengah.

    *Mudah Diakses, Gratis, dan Dapat Diakses 24 Jam*

    Chat Sipolan dapat diakses dengan mudah hanya dengan memindai barcode yang telah disediakan.
    Layanan ini tersedia gratis selama 24 jam melalui aplikasi Whatsapp, serta dilengkapi fitur pesan suara agar pengemudi tetap dapat memperoleh informasi tanpa harus mengalihkan fokus saat berkendara.
    Selain itu, layanan ini juga terintegrasi langsung dengan Call Center 110 Polri, sehingga masyarakat dapat segera mendapatkan bantuan apabila mengalami kendala di perjalanan.
    Melalui berbagai inovasi pelayanan ini, Polda Jawa Tengah berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat yang melintasi wilayah Jawa Tengah.

  • Kapolda Sumsel Laksanakan Lawatan Kerja ke Kejati Sumsel, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

    Kapolda Sumsel Laksanakan Lawatan Kerja ke Kejati Sumsel, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

    Palembang – Kapolda Sumatera Selatan melaksanakan lawatan kerja ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan pada pukul 14.00 WIB hingga selesai. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kejati Provinsi Sumatera Selatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan serta meningkatkan sinergitas dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum di wilayah Sumatera Selatan.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel, di antaranya Dir Intelkam KBP Tony Budhi Susetyo, Dir Reskrimum KBP Johannes Bangun, Dir Reskrimsus KBP Doni Satrya Sembiring, serta Dir Resnarkoba KBP Yulian Perdana. Rombongan Kapolda Sumsel disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Dr. Ketut Sumedana, Wakajati Sumsel Anton Julianto, serta jajaran pejabat Kejati Sumsel lainnya.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Kajati Sumsel beserta jajaran. Kapolda juga memperkenalkan para Pejabat Utama Polda Sumsel yang turut mendampingi dalam lawatan kerja tersebut. Menurutnya, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan antara Polda Sumsel dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

    Kapolda Sumsel menegaskan komitmen Polda Sumsel untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, khususnya dalam mendukung kelancaran proses penanganan perkara. Ia menambahkan bahwa sinergi antara Kepolisian dan Kejaksaan menjadi faktor penting dalam mendukung penegakan hukum yang efektif serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri #kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo @shandinugroho95 @divisihumaspolri

  • Kebersamaan Warga dan Kepolisian Terjalin dalam Kegiatan Futsal dan Night Run di Muara Angke

    Kebersamaan Warga dan Kepolisian Terjalin dalam Kegiatan Futsal dan Night Run di Muara Angke

     

    Kegiatan olahraga menjadi salah satu sarana untuk mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan perlombaan futsal dan night run yang diselenggarakan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok di Lapangan Ingub Muara Angke pada Rabu malam, 4 Maret 2026.

    Acara ini diikuti oleh warga dari berbagai lingkungan RW serta dihadiri oleh jajaran kepolisian dan tokoh masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan aktivitas positif selama bulan suci Ramadhan, sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian.

    Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan.

    “Kegiatan ini bukan semata-mata ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi wadah kebersamaan, persaudaraan, dan sinergitas antara Polres Pelabuhan Tanjung Priok dengan masyarakat.”

    Pertandingan futsal dilaksanakan dengan sistem gugur dan diikuti oleh beberapa tim dari lingkungan RW setempat. Selain itu, kegiatan night run juga diikuti oleh warga dengan penentuan pemenang berdasarkan waktu tempuh tercepat.

    Melalui kegiatan ini diharapkan semangat sportivitas, kebersamaan, serta hubungan yang harmonis antara masyarakat dan berbagai unsur di lingkungan sekitar dapat terus terjaga. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan tertib dan kondusif hingga acara selesai.